Skip to main content

Analisis Proximity pada ArcGIS

Menurut website ArcGIS, pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh pengguna SIG (Sistem Informasi Geografis) biasanya "lokasi ini dekat dengan apa ya?". Oleh karena itu, dalam hal ini diperlukan tools yang dapat menghitung jarak terdekat dari data geospasial yang telah ada seperti antar titik, titik dan garis, titik dan area, antar garis, garis dan area, serta antar area. Tools yang dapat menghitung jarak terdekat antar feature adalah Proximity Tools.

Proximity tools dapat dibagi menjadi dua kategori, tergantung pada jenis input yang digunakan, yaitu vektor atau raster. Untuk metode pendekatan yang dapat digunakan, ArcGIS telah menyediakan 7  Proximity tools untuk vektor, antara lain:
1. Buffer, dapat membuat poligon disekitar feature input sesuai jarak yang ditentukan
2. Create Thiessen Polygons, dapat menciptakan poligon Thiessen dari fitur titik yang dimasukkan. Contoh poligon Thiessen
Gambar 1. Poligon Thiessen
(Sumber : desktop.arcgis.com)
3. Generate Near Table, dapat menghitung jarak dan informasi kedekatan lainnya antar fitur di dalam feature class atau layer yang sama maupun yang berbeda. Hasil dari Generate Near Table adalah stand-alone table dan dapat mencari lebih dari satu feature terdekat
4. Multiple Ring Buffer, dapat menghasilkan lebih dari satu buffer disekitar  feature yang dimasukkan sesuai jarak yang ditentukan. Buffers yang dihasilkan dapat digabung atau dipisah menggunakan "Buffer Distance Value" untuk membuat buffer yang tidak saling tumpeng-tindih.
5. Near, dapat menghitung jarak dan informasi kedekatan lainnya diantara input feature dan fitur terdekat di layer atau feature class lainnya
6. Point Distance, menentukan jarak dari input point ke semua titik didekat titik tersebut dalam radius tertentu.
7. Polygon Neighbors, dapat membuat tabel dengan statistik berdasarkan pada kedekatan poligon (tumpang-tindih, tepi yang bertepatan (coincident), atau simpul (nodes)).
Untuk memunculkan Proximity Tools pada ArcGIS dapat dilakukan dengan menekan ikon ArcToolbox-Analysis Tools-Proximity. Tutorial saya pada post ini akan menggunakan data yang didownload dari Ina-Geoportal wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur skala 1:25000. Untuk tutorial mendownload data dari Ina-Geoportal akan saya post di lain waktu.
1. Pertama-tama adalah tools Buffer, saya menggunakan data jaringan jalan berupa fitur garis. Pilih  "Buffer" pada ArcToolbox, maka akan muncul jendela seperti pada gambar
Masukkan fitur yang akan di buffer dan atur sesuai kebutuhan.
Hasilnya adalah pada gambar di bawah ini sebelum dan sesudah proses buffering

2. Kedua. Apabila memilih Tools Create Thiessen Polygons, maka jendela yang akan muncul adalah seperti berikut
Masukkan feature dan atur seperti menggunakan tools Buffer. Disini saya menggunakan data sarana ibadah dari Kabupaten Bondowoso
Hasilnya adalah sebagai berikut
3. Ketiga untuk tools Generate Near Table yang berfungsi menghitung jarak antar fitur. Disini saya menggunakan fitur pendidikan dan cagar budaya.
Hasilnya adalah sebagai berikut, near distance pada hasil memakai satuan derajat.
4. Untuk tools ke-empat adalah Multiple Ring Buffer. Pada penggunaan tools ini saya menggunakan data Tambangan. Untuk radius yang saya gunakan adalah 500m yang akan saya konversi menjadi decimal degree yaitu 0,0045 derajat pada equator.

Hasilnya adalah sebagai berikut
5. Tools kelima adalah Near. Saya masih belum paham perbedaan antara tools Near dengan Generate Near Table. Walau bagaimanapun akan saya lampirkan. Untuk data yang saya gunakan adalah data air terjun dan kesehatan
Hasilnya adalah
6. Keenam. Untuk jendela Polygon Neighbors adalah sebagai berikut dan data yang saya gunakan adalah administrasi desa
Hasilnya adalah sebagai berikut

Gambar sampul : Pinterest

Comments

Popular posts from this blog

TUTORIAL MEMBUAT KONTUR DAN TIN DARI DEM SRTM

Pada kesempatan kali ini saya akan membuat tutorial atau langkah-langkah pengolahan DEM SRTM menjadi kontur dan TIN( Triangular Irregular Network ). Bahan yang saya gunakan adalah DEM SRTM 30m wilayah Belitung dari USGS dan Batas Administrasi Belitung dari Inageoportal. Untuk DEM SRTM Belitung, Belitung terdiri dari 2 lembar DEM SRTM dari USGS. Pertama-tama, saya menggabungkan kedua lembar DEM SRTM pada software ENVI menggunakan tools mosaicking. Klik 2 kali pada Toolbox Mosaicking - Seamless Mosaick. Lalu 'Select All - Ok - Finish' tunggu hingga proses selesai. Berikut hasil penggabungannya dan saya masukkan juga batas administrasi Belitung. Selanjutnya adalah subset atau pemotongan DEM sesuai batas administrasi Belitung. Langkah-langkahnya adalah 'Toolbox - Region of Interest - Subset Data from ROIs - pilih file mosaic - OK'. Akan muncul jendela sebagai berikut. Pilih shp batas nya, lalu pilih direktori penyimpanan hasilnya. Hasilnya adalah ...